Australia Bakal Gabung ke AFF

11 Jul 2013 // Olahraga
EmailShare on Facebook+1Share on Twitter

KUALA LUMPUR – Australia dikabarkan segera bergabung menjadi anggota ke-12 Federasi Sepak bola Asia Tenggara (AFF). Menurut Sekretaris Jenderal AFF, Datuk Azzuddin Ahmad, keputusan final terkait dengan hal itu akan dibahas secara hati-hati dalam pertemuan dewan AFF bulan depan.

“Federasi sepak bola Australia sebenarnya telah lama menyampaikan keinginan bergabung ke AFF. Selama ini AFF pun telah mempertimbangkan secara hati-hati soal manfaat dan kekurangan jika Australia akhirnya resmi bergabung,” kata Azzuddin Ahmad, seperti dilansir The Star, Rabu, 10 Juli 2013.

Meski belum resmi bergabung, Australia sebenarnya selama ini telah ambil bagian dalam aktivitas sepak bola ASEAN, khususnya sepak bola kelompok umur, futsal, atau sepak bola wanita. Tapi khusus untuk timnas senior pria, Australia tidak ikut serta.

“Kesepakatan yang dulu dibuat, mereka memang tidak diperkenankan berpartisipasi di Piala AFF,” kata Azzuddin lagi. Piala AFF sendiri adalah turnamen paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara untuk kategori sepak bola putra senior.

Terkait dengan kemungkinan Socceroos–julukan timnas senior putra Australia–berlaga di Piala AFF, Azzuddin belum bisa memastikan. Namun, menurutnya, keputusan ihwal itu tidak akan diubah sehingga timnas senior putra Australia tetap tidak diperbolehkan ambil bagian di Piala AFF. “Mereka akan tetap ambil bagian di sepak bola kategori umur, futsal, dan sepak bola wanita,” ujar Azzuddin lagi.

Adapun Federasi Sepak bola Australia dalam pelbagai kesempatan beberapa waktu lalu telah menyatakan bahwa mereka memang tidak tertarik untuk ambil bagian di Piala AFF. Socceroos justru lebih ingin ambil bagian di turnamen sepak bola Asia Timur lantaran diisi tim-tim kuat seperti Korea Selatan, Jepang, Cina, atau Korea Utara. Padahal, secara geografis, jarak Australia dan kawasan Asia Timur terhitung jauh.

Australia sendiri bergabung menjadi anggota Federasi Sepak Bola Asia (AFC) pada 2006 lalu, setelah menilai kawasan Oseania tidak cukup kompetitif untuk mengembangkan sepak bola mereka.

Sumber: tempo.co

Beri Respon